11 Sekolah di Jakarta Tutup karena Covid-19, PTM Didesak untuk Ditinjau Ulang

Jangan sampai kasus meledak dan anak-anak menjadi korban.

Mutia Nugraheni
| 14 Januari 2022 12:07

PTM Ditinjau Ulang

Sejak SKB 4 Menteri dikeluarkan beberapa waktu lalu, sejumlah pihak mengkritisi keputusan tersebut. Seperti Ketua Satgas Covid IDI, Prof. Zubairi Djoerban, dan Ketua Umum IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K).

Menurut Prof. Zubairi dalam kondisi merebaknya Omicron seperti sekarang, PTM harus ditinjau ulang. Kehati-hatian sangat diperlukan dalam situasi sekarang, agar kasus tidak terus meningkat dan membuat kewalahan pelayanan kesehatan.

"Tatap muka ini karena sekarang ada perubahan yang tadinya omicronnya hanya satu, tau-tau kemarin kita sudah punya 152 kasus Omicron. Jadi menurut saya keputusan untuk tatap muka 100 persen perlu ditinjau kembali perlu disesuaikan dengan kondisi pandemi pada hari-hari terakhir ini," ujar Prof. Zubairi, dalam video yang diunggah di Instagram resminya, @profesorzubairi.

Ia juga mengingatkan agar tak boleh lengah apalagi sombong dengan situasi kasus Covid-19 di Indonesia saat ini, yang mulai mereda. Menurutnya kita harus belajar dari negara-negara lain yang kasus Omicronya meledak.

"Intinya kita wajib hati-hati. Kita perlu banget waspada namun tidak perlu panik, tidak boleh sombong. Kita juga belajar, dari negara tetangga kita," ujarnya.

 

Selanjutnya :

Buka Tutup Sekolah Ditentukan Kasus Covid-19

Fakta-Fakta Dibalik Nama Ibu Kota Negara Menjadi 'Nusantara'

Jangan Lewatkan