10 Fakta Unik Pengaruh Makanan pada Kesehatan Anak

Ada begitu banyak mitos yang beredar tentang makanan yang dikonsumsi makanan dan pengaruhnya pada kesehatan anak. Apakah mitos-mitos itu benar? Berikut faktanya.

Siwi Nur Wakhidah
| 10 September 2019 08:05

Daging dan Susu

1. Mitos Daging Merah untuk Mencegah Anemia
Fakta yang pertama yaitu tentang konsumsi daging merah pada anak, dipercaya mampu mencegah penyakit anemia. Daging merah yang dimaksud adalah daging yang berasal dari sapi, domba, dan jenis unggas. Sebenarnya mitos ini tidak sepenuhnya benar.

Anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi pada anak. Daging merah memang mengandung zat besi tinggi yang mudah diserap oleh anak. Akan  tetapi, tekstur daging membuat anak sulit mengunyah.

Alternatifnya, bisa memberi anak sayur bayam, kacang-kacangan, telur, dan beberapa jenis unggas tertentu untuk memenuhi kebutuhan harian zat besi pada anak. Jadi untuk mencegah anemia pada anak tidak harus dengan mengonsumsi daging merah, ya Sahabat Dream.


2. Mitos Produk Susu Membuat Demam Anak Tambah Parah

Susu

Saat anak mengalami demam dan flu, ada mitos yang melarang anak untuk tidak mengonsumsi susu, karena dapat meningkatkan produksi lendir. Menurut Asisten Pediatri Pusat Penelitian Nutrisi Anak Amerika, Kathleen J. Motil, mitos tersebut tidak benar.

Saat anak mengalami flu dan demam, konsumsi air sangatlah dibutuhkan. Hal ini untuk melindungi anak dari kekurangan cairan atau dehidrasi. Jadi tidak ada pengaruh antara susu dan memperparah demam anak.

Selanjutnya :

Gula dan Obesitas

BERANI BERUBAH: Ketika Bisnis dan Beramal Bersatu

Jangan Lewatkan