Duh, Aktris Thailand Pompa ASI Sampai Berdarah

Ia rutin memompa ASI untuk bayinya, tapi sayang ia mengalami insiden yang cukup menyakitkan.

Mutia Nugraheni
| 9 September 2019 16:04

Langkah-langkah IMD yang Penting Diketahui

Di laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia dijelaskan secara detail langkah-langkah IMD. Tindakan ini dilakukan segera setelah bayi lahir yang nantinya bakal menguntungkan bagi ibu dan bayi.

1. Segera setelah bayi lahir dan diputuskan tidak memerlukan resusitasi, letakkan bayi di atas perut ibunya (bila sectio, bayi diletakkan di atas dada) dan keringkan bayi mulai dari muka, kepala, dan bagian tubuh lainnya, kecuali kedua tangannya.

Bau cairan amnion pada tangan bayi akan membantunya mencari puting ibu yang mempunyai bau yang sama. Maka agar baunya tetap ada, dada ibu juga tidak boleh dibersihkan. Mengeringkan tubuh bayi tidak perlu sampai menghilangkan verniks karena verniks dapat berfungsi sebagai penahan panas pada bayi.

2. Setelah tali pusat dipotong dan diikat, tengkurapkan bayi di atas perut ibu dengan kepala bayi menghadap ke arah kepala ibunya.

3. Kalau ruang bersalin dingin, berikan selimut yang akan menyelimuti ibu dan bayinya, dan kenakan topi pada kepala bayi.

4. Pengamatan oleh Windstrom, Righard dan Alade memperlihatkan bahwa bayi-bayi yang tidak mengalami sedasi mengikuti suatu pola perilaku prefeeding yang dapat diprediksi. Apabila bayi dibiarkan tengkurap di perut ibu, selama beberapa waktu bayi akan diam saja, tetapi tetap waspada melihat sekelilingnya.

5. Setelah 12-44 menit bayi akan mulai bergerak dengan menendang, menggerakkan kaki, bahu dan lengannya. Stimulasi ini akan membantu uterus untuk berkontraksi. Meskipun kemampuan melihatnya terbatas, bayi dapat melihat areola mammae yang berwarna lebih gelap dan bergerak menuju ke sana. Bayi akan membentur-benturkan kepalanya ke dada ibu. Ini merupakan stimulasi yang menyerupai pijatan pada payudara ibu.

 

Selanjutnya :

Langkah Selanjutnya

Potret Aktifitas Prisia Nasution Saat Jelajahi Alam

Jangan Lewatkan