Tata Mainan Anak dengan Metode Konmari

Kuncinya lebih pada menyortir, mengatur dan membuang mainan yang sudah rusak.

Mutia Nugraheni
| 1 Mei 2017 08:07

Dream - Buku-buku, pensil warna, tumpukan boneka, robot dan berbagai kartu bertebaran di seluruh bagian rumah. Saat anak tidur, baru kita bisa merapikan mainan dan barang-barangnya.

Menata barang anak ini memang butuh 'perjuangan'. Ketika rumah sudah rapi, si kecil menumpahkan mainannya lagi ke tiap sudut rumah. Untuk menatanya, bagaimana kalau mengikuti metode Konmari. Metode ini dikembangkan oleh Marie Kondo, seorang konsultan penataan barang, asal Jepang.

Menurutnya dalam menata mainanan anak, kuncinya bukan pada kotak-kotak penyimpanan. Tapi lebih pada untuk menyortir, mengatur dan membuang mainan yang sudah rusak.

" Langkah pertama rapikan barang-barang anak berdasarkan kategori, bukan lokasi. Sebaiknya berpikir untuk memperbisihkan mainan, baju atau buku-buku dulu, bukan membersihkan kamar tidur, ruang main atau ruang keluarga. Cara ini akan membuat barang tertata lebih baik," ujar Marie, seperti dikutip dari PureWow.

Untuk menyortir barang-barang anak, mulailah dari barang yang sudah sangat rusak, jelek dan berdebu. Kondisinya yang sudah sangat buruk, membuat Anda lebih mudah membuangnya. Setelah itu baru barang yang punya sisi sentimental, seperti kaus kaki bayi, sarung tangan atau popok si kecil, yang biasanya membuat Anda nostalgia dibuatnya.

" Barang sentimentil ini saat membereskannya akan melibatkan emosi, jadi lebih baik sortir dulu barang yang memang sudah rusak dan tak punya efek emosi, karena akan mempermudah," kata Marie.

Pisahkan juga barang-barang Anda dengan anak. Sebaiknya jangan menyatukan lemari pakaian atau lemari barang dengan anak. Memisahkan barang-barang Anda dan anak akan sangat membantu mereka belajar tentang mengembalikan kembali barang ke tempat asalnya. Mereka pun tidak akan bertanya-tanya di mana mereka harus mencari barang tersebut.

 

Laporan Gemma Fitri Purbaya

 

Topik Terkait :

Bikin Geleng-geleng Kepala, 3 Mobil Ini Sukses Terjang Banjir

Jangan Lewatkan