Tanaman dalam rumah Juga Perlu Dibersihkan, Alasannya...

Banyak yang mengira tanaman tak perlu dibersihkan, padahal...

Mutia Nugraheni
| 17 Februari 2018 12:31

Dream - Salah satu kunci untuk membuat suasana rumah jadi lebih asri adalah menaruh tumbuhan di sudut-sudut ruangan. Jika Sahabat Dream sudah melakukannya, jangan lupa untuk rutin membersihkan tumbuhan-tumbuhan yang ada dalam rumah.

Banyak yang mengira tanaman tak perlu dibersihkan. Padahal debu juga bisa dengan mudah menempel di permukaan daunnya dan membuat tampilannya jadi tak segar. Faktanya, dalam waktu dua minggu, debu akan menutupi permukaan daun.

Hal tersebut akan membuat daun kesulitan melakukan fotosintesis. Akibatnya, tanaman akan menjadi rusak karena kekurangan makanan. Bukannya mendapat tanaman hijau, Anda mungkin akan mendapati tanaman berdaun kering di dalam rumah. Tak hanya itu, serangga juga bisa dengan mudah menjadi hama pada tanaman yang sekarat.

Rutin membersihkan tanaman akan mengurangi risiko tersebut. Cara terbaik untuk mengetahui saat yang tepat adalah dengan menggosokan jari di atas daun. Apabila dirasa berdebu, maka sudah saatnya untuk dibersihkan. Berikut cara membersihkannya.

1. Disemprot
Siapkan air hangat di dalam botol penyemprot tanman. Pastikan air tidak terlalu panas atau dingin agar tidak merusak daun. Bisa juga menambahkan sabun di dalamnya apabila daun terlalu kotor.

2. Gunakan lap basah
Apabila tanaman berukuran terlalu besar sehingga tidak bisa dipindah, Anda bisa membersihkannya dengan lap basah. Usapkan lap pada daun. Pastikan tidak ada satu kelai daun pun yang terlewat.

3. Menggunakan brush
Beberapa tanaman yang tidak memerlukan air dapat dibersihkan dengan menggunakan brush. Usapkan brush pada daun untuk menghilangkan permukaan debu.

4. Merapikan daun
Setelah dibersihkan, perhatikan setiap daun tanaman. Daun yang sudah berwarna kecoklatan atau kering sebaiknya disingkirkan agar tidak menyebar ke daun yang lainnya.

Sumber: The Spruce

Laporan Annisa Mutiara

Topik Terkait :

Jokowi Resmi Lantik Pengisi Dua Kementerian Baru dan Kepala BRIN

Jangan Lewatkan