Hindari 4 Hal Ini Demi Aktivitas Beres-beres Rumah Efektif

Ahli penataan rumah mengungkap beberapa trik penting agar aktivitas beres-beres rumah jadi lebih efektif.

Mutia Nugraheni
| 30 Juli 2018 14:05

Dream - Tumpukan pakaian, tas-tas lama, belum lagi buku serta koran memenuhi tiap sudut rumah. Kondisi ini tentu membuat rumah jadi sangat berantakan dan tidak nyaman. Mau tak mau Anda harus segera membereskannya.

Nicole Anzia seorang ahli penataan rumah mengungkap beberapa trik penting agar aktivitas bersih-bersih rumah jadi lebih efektif. Rupanya ada empat hal yang sebaiknya dihindari. Apa saja?

Beli kotak penyimpanan sebelum beres-beres
Banyak yang beres-beres rumah dengan mengawalinya menyetok kotak-kotak penyimpanan. Baik itu berupa kardus maupun plastic storage. Sebenarnya hal ini tak efektif dan hanya menambah tumpukan barang di rumah.

Langkah pertama bereskan dulu tumpukan barang yang sudah sangat berantakan dan berlebih. Sortir mana yang masih dipakai dan akan disingkirkan, didonasi atau dibuang. Untuk yang masih disimpan taruh di sudut lemari atau penyimpanan yang masih bisa dipakai. Membeli penyimpanan baru hanya boleh dilakuka jika penyimapanan yang lama kondisinya sudah usang atau rusak.

Ingin membereskan seluruh bagian rumah secara langsung
Melihat rumah yang berantakan dan penuh tumpukan barang rasanya memang ingin membereskannya secepat mungkin. Tapi hal ini justru tak efektif karena energi yang ada hanya mampu bertahan dan fokus hingga 5-6 jam. Jadi sebaiknya buat skala prioritas, tentukan mana bagian rumah yang harus segera dibereskan. Selanjutkan baru bagian yang lain.

Tak menyelesaikan hingga tuntas
Jika sudah menentukan bagian di rumah yang bakal dibereskan, maka lakukan hingga tuntas. Pastikan semuanya bersih dan rapi dalam satu hari dan selesai. Jangan meninggalkan pekerjaan saat belum selesai, karena hanya malah membuat makin berantakan dan cenderung muncul rasa malas untuk meneruskannya.

Tidak melakukannya secara kontinu
Aktivitas beres-beres tak bisa hanya sekali dilakukan lalu semua terlihat rapi. Pekerjaan rumah ini memang harus dilakukan secara kontinu. Anda bisa membuat jadwal, seperti setiap satu kali setiap tiga bulan. Tentunya kebiasaan dan rutinitas penghuni rumah akan berbeda. Biasanya aktivitas beres-beres ini akan menyesuiakan dengan kebutuhan.


Sumber: Apartment Theraphy

Topik Terkait :

Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya

Jangan Lewatkan